Menggambar Kesedihan

photo 2 (5)

Ini Gemintang, keponakan saya. Usianya empat tahun. Beberapa pekan lalu saya main dengan dia di rumah Depok. Dia minta diajari menggambar orang. Saya pun menggambar, lalu dia meniru tahapannya. Setelah jadi satu-dua gambar orang senyum, saya ajak Gemintang menggambar ekspresi wajah lain. Nah, ini hasilnya. Wajah sedih. Karya Gemintang itu yang kanan, perempuan yang menangis. Yang kiri gambar saya.🙂 Yang keren adalah Gemintang kemudian menulis sendiri kalimat di tengah gambar itu.

Tanpa secara khusus menargetkan tujuan pembelajaran “menunjukkan rasa simpati”, Gemintang telah menunjukkannya lewat kata “cupcup”. Ia pasti sadar bahwa “hidup tidak selamanya tersenyum”. Kadang-kadang Gemintang juga menangis, kan? Saya juga bilang, si tante ini juga masih suka menangis, kok.🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: