Jadi Abang Sirih Kuning

Iya, saya jadi abang Betawi. Sendiri, mengiringi 8 penari perempuan menarikan tari Sirih Kuning. Dan ya, lengkap dengan make up kumis halus dan jambang. 😁

   

Jadi ceritanya begini. Ada acara SCP Culmination, puncak pementasan hasil belajar di kelas ekskul. Nah, saya dan murid SCP Cultural Dance lalu menyiapkan diri berlatih selama 10 pertemuan atau kurang lebih 10 jam. Saya diberi tahu pelatih tarinya bahwa tari Sirih Kuning ini adalah tari pergaulan perempuan dan lelaki. Saat saya cek di Youtube, rupanya kombinasi gerakan perempuan lelaki ini lucu dan seru banget! Entah kenapa, saya kepikiran pengen jadi penari laki! Pas saya ajukan ke pelatih, eh ternyata diperbolehkan. Tapi murid saya semuanya mau jadi penari perempuan, tidak ada yang mau jadi penari lelaki juga. Jadilah saya berpasangan dengan salah satu murid, Qilla namanya. Yang lainnya membentuk pola lain dan menari di sekitar kami. Saya paksa diri saya untuk berlatih sendiri di luar kelas. Terutama latihan gerakan silatnya yang lumayan susah. 😌

Hari H, Rabu 11 Maret 2015. Nggak biasanya, perut saya mules, degdegan banget. Aneh rasanya. Kata murid saya, itu karena saya akan kelihatan beda sendiri nanti. Kata pelatih, santai aja, justru sendirian akan membebaskan diri dari ketidakkompakan. Sendirian juga bisa lebih enak untuk mengeksplorasi gerak. Pelatih juga mengingatkan, harus centil tengil, total maksimal menggoda si penari perempuan. Okeh, bismillah. Tu panggung gue beriii! 😄

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: