Menarikan Tandok

image

Ada acara Internationalism Week di sekolah. Pada hari H perayaannya, Kamis 24 Oktober lalu, saya dan murid-murid menarikan tarian panen dari daerah Sumatera Utara. Sengaja tari ini dipentaskan untuk mengingat bahwa tarian panen banyak dilakukan di Indonesia, dan juga di negara lain di dunia.

Yang di atas kepala kami itulah yang dinamakan tandok, atau bakul beras. Iya, kami menari sambil membawa beras itu di kepala! Itu yang membuat tarian ini seru ditonton karena penari mesti menjaga keseimbangan beras sekaligus bergerak dengan lincah dan indah.

Dari tari ini saya juga belajar bahwa tarian bisa jadi media rasa syukur manusia pada pencipta. Gerakannya lincah, lambang kebahagiaan bahwa hasil panen melimpah. Ada juga gerakan semacam doa memuja syukur pada Tuhan. Senyum harus diperlihatkan sepanjang tarian sebagai tanda rasa suka cita. Menyenangkan sekali menarikannya. Semoga masih ada hasil panen dari tanah kita sendiri, bukan impor beras dari negeri orang, sehingga Tari Tandok ini masih bisa kita tarikan.

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: